BerandaArtikel › Mengenal Burnout: Ketika Lelah Bukan Sekadar Capek

Mengenal Burnout: Ketika Lelah Bukan Sekadar Capek

Raisa Putri, M.Psi. 8 April 2025 5 menit baca
Mengenal Burnout: Ketika Lelah Bukan Sekadar Capek

Pernahkah kamu merasa sudah tidur cukup, tapi tetap merasa kelelahan saat bangun pagi? Atau pekerjaan yang dulu kamu sukai kini terasa menyiksa? Bisa jadi kamu sedang mengalami burnout.

Apa Itu Burnout?

Burnout adalah kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental yang disebabkan oleh stres berkepanjangan. Berbeda dari kelelahan biasa yang bisa pulih setelah istirahat, burnout menumpuk secara perlahan dan bisa berlangsung berbulan-bulan. Menurut WHO (2019), burnout kini diakui sebagai occupational phenomenon. Ini bukan tanda kelemahan — ini respons tubuh terhadap tekanan tanpa pemulihan yang cukup.

Tanda-tanda Burnout

  • Kelelahan ekstrem — merasa habis energi hampir setiap waktu
  • Sinisme & detachment — mulai tidak peduli dengan pekerjaan atau orang sekitar
  • Penurunan produktivitas — susah fokus, mudah lupa, hasil kerja menurun
  • Gejala fisik — sakit kepala, gangguan tidur, sering sakit
  • Perasaan tidak berguna — merasa usahamu tidak pernah cukup

Apa yang Bisa Kamu Lakukan?

Langkah pertama adalah mengakui bahwa kamu sedang tidak baik-baik saja. Selanjutnya: set boundaries yang jelas, delegasikan tugas, prioritaskan tidur dan olahraga minimal 30 menit sehari, dan bicarakan dengan orang terpercaya atau konselor profesional.

Jika tandanya sangat kuat, pertimbangkan untuk menjadwalkan sesi konseling bersama Omahjiwa. Kamu tidak harus menunggu 'cukup parah' untuk mencari bantuan.

💬
Butuh Bicara dengan Konselor? Jika kamu ingin membahas lebih lanjut topik ini dengan profesional, tim Omahjiwa siap mendengarkan.
Jadwalkan Sesi

Artikel Lainnya